Minggu, 26 Februari 2012

Fakta Dari Beberapa Prasangka Anak Pada Orang Tua



1. Anak selalu berfikir orang tuanya pilih kasih terhadap saudaranya.

2. Anak selalu merasa terkekang oleh orang tuanya.

3. Anak selalu merasa lebih pintar dan membantah nasihat orang tuanya.

4. Anak selalu merasa bahwa dirinya tidak disayang.

5. Anak selalu memperhitungkan segala sesuatu yang telah ia lakukan untuk orang tuanya.

6. Anak selalu meributkan harta warisan orang tuanya.

7. Anak selalu menganggap remeh pekerjaan yang telah diberikan.

8. Anak selalu membentak orang tuanya saat berbicara.

Tapi ada 8 fakta juga bahwa ada yang tidak diketahui anak apa yang dirasa juga perbuat sama orang tuanya.

1. Anak tidak mengerti jika dibalik sepengetahuannya orang tuanya selalu memuji anak di depan saudaranya yang lain.

2. Anak tidak mengerti bahwa semua yang dilakukan orang tuanya hanya demi kebaikan anaknya.

3. Anak tidak mengerti bahwa orang tuanya telah menjalani kehidupan yang lebih keras dibanding anaknya.

4. Anak tidak mengerti bahwa di setiap doa dan harapan orang tua nama anak selalu di ingat.

5. Orang tua tidak pernah memberitahukan pengorbanannya selama melahirkan anaknya.

6. Orang tua telah mempersiapkan harta warisan untuk anaknya, hanya tinggal menunggu waktu yang tepat untuk menyerahkannya.

7. Orang tua tidak rela melihat anaknya hidup bersusah – susah di tempat orang lain.

8. Anak tidak mengerti setiap kali ia membentak, hati orang tua akan bergetar dan menyebabkan umurnya lebih pendek.




5 Hal Yang Ditemukan Oleh Komik Donald Bebek

1. Film Inception terinspirasi dari komik Donal Bebek



Inception merupakan salah satu film terbaik yang pernah dibuat. Film yang dibintangi oleh Leonardo Di Caprio ini membuat banyak para kritikus dan penonton seringkali bertanya dari manakah ide awal film tersebut. Tapi tahukah Anda bahwa sebenarnya 8 tahun yang lalu, komik Donal Bebek telah menemukan ide mengenai film Inception tersebut, bahkan beberapa adegan dalam komik tersebut mirip dengan film Inception. 

Dalam komik Donal Bebek yang berjudul "Uncle Scrooge : In The Dream of a Lifetime" menceritakan Gerombolan Siberat yang berperan sebagai pencuri mimpi dimana mereka masuk ke dalam mimpi Paman Gober untuk mengetahui kode rahasia dari brankasnya. Setelah masuk ke dalam mimpi Paman Gober, Gerombolan Siberat bingung antara mimpi dan realita, sehingga mereka harus membawa benda khusus (dalam film Inception, benda ini dinamai totem). Beberapa kesamaan lainnya, cerita cinta Paman Gober dan Goldie yang mirip dengan Cobb dan Mal dalam film Inception. Metode yang digunakan juga sama ketika dalam dunia mimpi seperti menggunakan “Kick” untuk menngeluarkan seseorang dari mimpi, jika mati akan terperangkap dalam mimpi tersebut, dsb. 

Walaupun Nolan (produser dan penulis film Inception) menolak anggapan bahwa dia mencontoh ide dari komik Donal Bebek, tapi yang jelas komik tersebut merupakan awal dari lahirnya Film Inception.

2. Komik Donal Bebek Menginspirasi Film Indiana Jones


































Indiana Jones merupakan salah satu film masterpiece yang diproduseri oleh Steven Spielberg, sehingga jika Anda menyukai film-film Indiana Jones, berterima kasihlah pada komik Donal Bebek. Mengapa? karena dalam film Indiana Jones : Raiders dari Lost Ark, secara terbuka Spielberg dan Lucas mengaku terinspirasi dari komik Donal Bebek dalam beberapa adegannya.

Spielberg mengakui bahwa adegan ketika Indy mencuri reliq yang kemudian dikejar oleh batuan besar, didapatnya dari komik Donal yang berjudul "Uncle Scrooge : The Seven Cities of Cibola", sedangkan Lucas yang menggarap adegan ketika Indy dikejar oleh suku setempat, terinspirasi dari komik Donal yang berjudul The Prize of Pizarro. Jadi, sudah sepatutnya Donal juga mendapatkan piala Oscar sama seperti Steven Spielberg.

3. Donal Penemu Metode Mengangkat Kapal yang Tenggelam


Bagaimana jika komik mengalahkan seorang ilmuwan? Pada tahun 1964, sebuah kapal barang terbalik di lepas pantai Kuwait, menyebabkan masalah, karena kapal tersebut berisi 5.000 domba yang tenggelam dan membusuk di dekat area air minum Kuwait dan membahayakan konsumsi air Kuwait. Jadi seorang ilmuwan asal Denmark, Karl Kroyer, merancang sebuah teknik untuk mengangkat kapal tersebut dengan cara mengisi kapal yang tenggelam dengan bola apung kecil yang disuntikkan melalui tabung. Daya apung gabungan dari bola tersebut membuat kapal itu muncul ke permukaan. Butuh 27.000 bola untuk mengangkat kapal itu. 

Lantas apa hubungannya dengan komik Donal? ketika Kroyer ingin mempatenkan idenya tersebut di kantor paten Jerman, Inggris dan Belanda, di 2 kantor paten dia berhasil mempatenkannya, namun ketika di kantor paten Belanda, dia ditolak, mereka mengatakan ia mencuri ide dari Donal. Pada tahun 1949, 15 tahun sebelum Kroyer membuat metodenya tersebut, Carl Barks (penulis Donal Bebek) menulis cerita berjudul “The Sunken Yacht” yang menunjukkan Donal sedang berusaha keras untuk menemukan cara mudah untuk menaikkan kapal Paman Gober yang tenggelam dari dasar laut. Solusi keponakannya adalah untuk menurunkan selang dari permukaan, kemudian dipompa penuh dengan isi bola pingpong. Jadi konsepnya sama dengan apa yang dilakukan Kroyer.

4. Donal Menemukan Molekul Baru 20 Tahun Sebelum Ilmu Pengetahuan Menemukannya



Donal Bebek dan penulisnya, Carl Bark, telah memberikan kontribusi yang luar biasa kepada ilmu pengetahuan, sehingga universitas Cornell menamai asteroid dengan namanya, hal ini setelah sebuah jurnal ilmiah menerbitkan komiknya yang berjudul “The Mad Chemist”. Dalam komik tersebut diceritakan Donal yang membantu keponakannya dalam tugas kimia terbentur dan menciptakan formula yang diberi nama "Duckmite". Itu hanyalah sebuah komik sampai 20 tahun kemudian Disney menerima surat dari Joseph B. Lambert di Institut Teknologi California, yang menginformasikan bahwa komik Donal yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah "The Spin States of Carbenes" menjadi rujukan dalam menemukan sebuah molekul baru yang bernama Methylene.


Rupanya komik Donal Bebek yang dibuat oleh Carl Bark secara tidak sengaja menemukan Methylene yang digambarkan sebagai CH2, hampir 20 tahun sebelum ilmu pengetahuan bisa membuktikan eksistensinya. Anehnya, hal ini tidak diketahui Disney, melainkan seorang ilmuwan bernama Dr. Gaspar yang juga penggemar komik Donal Bebek. Bahkan gilanya, setahun kemudian Disney mendapat surat dari ilmuwan Harvard yang memberi tahu bahwa Donal tidak hanya menemukan Methylene, tapi juga berhasil menggunakan Methylene yang bisa bereaksi dengan zat lain.

5. Paman Gober Menciptakan Manga



Carl Barks adalah seorang penulis paling produktif dalam membuat komik Donal. Dia bertanggung jawab untuk 4 dari 5 entri dalam daftar ini. Tetapi mungkin kontribusi Bark terbesar adalah pengaruh karakter ciptaannya Paman Gober pada Osamu Tezuka. Tezuka adalah mangaka yang menciptakan anime Astro Boy dan Kimba The White Lion, dan dia juga dijuluki sebagai "Bapa Manga" atau"The Godfather of Anime". Pekerjaan Tezuka pada dasarnya menciptakan manga setelah Perang Dunia II, yang pada akhirnya menginspirasi munculnya anime. 

Tezuka sendiri mengatakan bahwa ia berhutang semua ini tidak lain pada Paman Gober. Seluruh gaya artistik Tezuka, seperti mata yang imut dan mulut yang kecil kini menjadi ciri dari gaya animasi Jepang. Karyanya kini menjadi dasar bagi semua manga, Tezuka telah mengkonfirmasi bahwa dasar untuk karyanya adalah Paman Gober dan Miki Tikus. Walaupun begitu, kedua kartunis ini tidak pernah bertemu, namun Tezuka sempat mengirimi ucapan selamat kepada Bark sebagai rasa terima kasihnya yang telah memberikannya inspirasi.




Minggu, 05 Februari 2012

Anda Disindir?? Sindir Balik Dengan Kata-Kata Mereka Sendiri!!


Pernahkah anda disindir oleh seseorang?? Atau pernahkah anda “dijatuhkan” oleh seseorang?? Jangan berkecil hati dan merasa kalah duluan, anda punya banyak kesempatan untuk menjatuhkan “lawan” anda dengan kata-kata mereka sendiri. Yang anda perlukan hanyalah sedikit kreativitas dari anda. Jadi pendek kata, jangan merasa “kalah” dulu. Buatlah mereka malu dan menyesal karena telah menyindir anda! Apalagi kalau lawan anda seorang mbak2 cantik, gampang banget kok menjatuhkan balik mereka!! Huehehehe…. sorry it is not a case of sexism!! 

Berikut ini adalah tiga buah peristiwa yang betul2 saya alami (dari sekian banyaknya tentu saja!),  mudah2an dapat diambil hikmahnya kreativiasnya!! Kalau anda punya pengalaman serupa silahkan anda memperkaya artikel ini lewat mimbar komentar di bawah artikel ini….. 
Kasus 1:
Saya ingin membeli hape seken di salah satu mall palembang beberapa bulan yang lalu. Maklum karena nggak mampu beli yang baru atau karena pelit ya??   terpaksa deh beli yang seken. Walaupun begitu saya ingin sekali membeli seken yang masih mulus.

Saya: Mbak ada SE M600i yang seken nggak??
Si Mbak: Ada dek. Ini dia……
Saya : Wah mbak ini sih udah nggak mulus lagi, ada yang masih mulus nggak??
Si Mbak: Wah dek, kalau mau beli yang mulus, ya beli dong yang baru, jangan yang seken! <——– berusaha menyindirku!!
Saya: Wah mbak, kalau saya mau beli yang baru, saya gengsi dong beli di toko kayak begini!! <—– Huehehehe…. saya “jatuh”kan si mbak dengan kata2nya sendiri!!
Si Mbak: **diam seribu bahasa sambil menahan malu**

Kasus 2:
Saya tengah membeli teh botol, tetapi kejadiannya sudah cukup lama, setelah saya habis mengkonsumsi teh botol tersebut:
Saya: Berapa mbak??
Si Mbak: Rp. 2500,-
Saya : Ini mbak. (Sambil menyodorkan uang Rp. 5000,-)
Si Mbak: dek, yang Rp. 500,- nggak ada kembaliannya! (sambil menyodorkan uang Rp.2000,- kembalian kepadaku!)
Saya: Lho, mbak, katanya Rp. 2500,- kok kembaliannya cuma Rp. 2000,-??
Si Mbak: Saya nggak punya 500an dek!
Saya: Lho?? Kok begitu mbak?? Bukan tadi katanya harganya Rp. 2500,-
Si Mbak: Ah dek moso Rp. 500,- aja diributin sih?? Malu dong dek cuma uang sebesar itu aja diributin?? <——– berusaha menyindirku!!
Saya: Lho, kalau mbak bilang begitu, kasih dong kembaliannya Rp. 3000,-!! Jangan Rp. 2000,-!!  Kan, mbak sendiri yang bilang buat apa Rp. 500,- diributin?? <——- Si mbak2 aku “jatuhkan” dengan kata2nya sendiri!! Hehehehe…….
Si Mbak: **bersungut2 sambil menahan malu dan membayarkan Rp. 1000,- kekurangan kembaliannya kepadaku**

Kasus 3:

Saya membeli sebuah GPS receiver tahun 2009lalu, karena belum pernah membeli GPS (Global Positioning System) receiver sebelumnya, saya membeli model yang paling murah simpel dahulu agar bisa membiasakannya dulu sebelum membeli yang lebih canggih. Saya membeli yang merk GARMIN . Namun sebulan kemudian receiver itu rusak dan tidak bisa menerima sinyal sama sekali dari satelit2 GPS yang mengudara bebas di luar angkasa. Karena rusak, GPS receiver itu saya bawa kembali ke toko untuk direparasi:

Saya: Mbak, GPS receivernya rusak, nggak bisa menerima sinyal, kok baru sebulan sudah rusak ya, mbak??
Si Mbak: Mungkin adek belinya yang model murah jadinya cepat rusak. Coba adek beli yang model agak mahal pasti awet deh. <—— berusaha menyindirku!!
Saya : Wah, mbak yang model murah aja udah rusak, mungkin yang model mahal juga sama aja cepat rusak, mahalnya cuma fitur2nya aja yang lengkap, atau mungkin barang2 yang dijual di toko ini yang nggak bermutu ya?? <——Huehehehe…. ku”jatuhkan” si mbak dengan kata2nya sendiri!!
Si Mbak : **malu berat sambil bersungut2** 

Nah, begitulah….. jikalau anda disindir, kreatiflah untuk menjatuhkan kembali mereka yang telah menyindir anda dengan kata2 mereka sendiri!! Selamat beraksi dan berkreativitas!! 


Sabtu, 04 Februari 2012

Anggapan Orang Korea Tentang Ayu Ting Ting dan Cherry Belle…





sorry, i’m Korean who live in Singapore..i really don’t understand.. i ask my Indonesian friend and he said her name is “Ayu Ting Ting” (correct me if I’m wrong) and she’s famous because she look like Korean?? then now she singing in Korean which i don’t understand even more.. for me nobody on that stage that look like Korean, especially that Ayu Ting Ting girl.. why Indonesian drowned in Korean culture so much?? doesn’t Indonesian have their own style? now they lost it all.


(Indo) Maaf, aku orang Korea yang tinggal di Singapura .. aku benar-benar tidak mengerti .. aku bertanya pada teman Indonesia-ku dan dia mengatakan namanya adalah “Ayu Ting Ting” (perbaiki aku jika salah) dan dia terkenal karena dia terlihat seperti Korea?? maka sekarang ia bernyanyi dalam bahasa Korea yang aku tidak mengerti bahkan lebih .. bagiku “nobody” di situ yang terlihat seperti Korea, terutama Ayu Ting Ting .. mengapa Indonesia tenggelam dalam budaya Korea begitu banyak?? Indonesia tidak memiliki gaya mereka sendiri? sekarang mereka kehilangan semuanya.




I’d like to comment on Raccoon92. u have to know that not all of Indonesian people like your “korean pop” or your culture. The number of people who like “korean stuff” in Indonesia is much less than the one who “hates” them. I also hates cherrybell, ayu ting2 and many Indonesian artists whom are imitating korean style.But at least they are naturally beautiful,they don’t imitating “korean plastic surgery culture”.


Aku ingin mengomentari Raccoon92. kamu harus tahu bahwa tidak semua orang Indonesia seperti “korean pop” atau budayamu. Jumlah orang yang suka “korean stuff” di Indonesia jauh lebih kecil daripada orang yang “membenci” mereka. Aku juga membenci cherrybell, ayu ting2 dan banyak artis Indonesia yang meniru korean style.Tapi setidaknya mereka cantik alami, mereka tidak meniru “budaya korea operasi plastik”.


Source: Blooming Flower @Blogspot



lagu ini pertama kali aku dengar dari pengamen bus saat mau pulang sekolah karena enak di dengar aku jadi penasaran sama si penyanyi akhirnya aku cari di google dan wala.... ketemu vidio ini 


Kamis, 26 Januari 2012

ADA CINTA

Sabtu, 21 Januari 2012

Dua korban Titanic ditemukan selamat karena Lorong waktu - Klarifikasi



Sejak tahun 2008, beredar kisah ditemukannya dua korban selamat Titanic termasuk sang kapten setelah 79 tahun berlalu. Kedua korban tersebut disebut tidak bertambah tua sedikitpun dan kisah ini dianggap sebagai pembuktian bahwa Lorong Waktu benar-benar ada. Benarkah kisah ini pernah terjadi ?


Sebenarnya, saya sudah menerima pertanyaan mengenai kisah ini sejak beberapa bulan yang lalu dari seorang teman. Namun dua hari yang lalu, ketika salah seorang dari kalian menanyakannya kembali, saya baru teringat dan memutuskan untuk menulis mengenai kisah misterius ini.

Saya rasa banyak dari kalian sudah pernah mendengarnya karena ketika saya mencari referensi mengenai kisah ini, saya menemukan kisah yang sama persis dengan kalimat yang sama persis di entah berapa banyak Blog, website, link facebook dan hampir semua forum.

Untuk menyegarkan ingatan kalian, saya akan menampilkan kembali kisahnya, Kali ini saya akan mengkopi pastenya dari sumber yang bersangkutan. Tapi, saya akan mencantumkan sumber beserta linkback ke web yang bersangkutan :

DUA orang korban musibah Kapal Titanic pada tahun 1912, tiba-tiba muncul dalam keadaan masih hidup. Secara fisik mereka tidak berubah persis seperti semula. Teori lorong waktu telah menjawabnya. Misteri peristiwa yang terjadi beberapa tahun yang lalu, dan yang membuat gempar adalah nasib mujur kemunculan kembali korban Kapal Laut Titanic yang masih hidup.
Di antara kedua korban yang beruntung ini, yang satu adalah seorang penumpang wanita yang ditemukan pada tahun 1990, dan lainnya lagi adalah seorang kapten kapal Titanic yang ditemukan pada tahun 1991. Kapten kapal Smith ditemukan pada tanggal 9 Agustus 1991, setahun setelah ditemukannya seorang korban yang beruntung bernama Wenny Kathe, dia diselamatkan dari atas gunung es.

Selama berpuluh-puluh tahun hanyut terapung-apung di atas lautan, namun tidak membuatnya kelihatan tua dan lemah, Kapten Smith yang meskipun telah berusia 139 tahun, namun masih tampak seperti orang yang berusia 60 tahun lebih, dan bahkan dia masih menganggap bahwa saat itu adalah masa-masa sekitar tenggelamnya Kapal Titanic pada tanggal 15 April 1912. Melalui identifikasi sidik jari yang masih tersimpan dalam catatan pelayaran laut, maka bisa dipastikan identitas Kapten Smith.


Seorang lagi korban musibah Kapal Titanic, Wenny Kathe yang berusia 29 tahun diselamatkan di atas gumpalan es Samudera Atlantik Utara pada tanggal 24 September 1990. Namun yang membuat orang terkejut adalah sejak dia hilang pada tahun 1912 hingga sekarang, tidak terlihat tanda-tanda tua sedikitpun juga. Dia ditemukan dan diselamatkan di atas gumpalan es 363 km barat daya Islandia. Kantor pelayaran telah menemukan daftar nama penumpang Kapal Titanic dan menegaskan keaslian identitas dirinya. Smith, kapten kapal Titanic dan penumpangnya Wenny Kathe adalah saksi hidup orang hilang yang muncul kembali melalui lintasan lorong waktu. (
rileks.com)

Ketika membaca kisah ini, sebagian dari kalian akan segera percaya bahwa kisah ini hanyalah hoax belaka. Begitu juga saya. Sekarang, yang perlu saya lakukan adalah membuktikannya. Dan penyelidikan sayapun dimulai.

Semuanya diawali dari sebuah pertanyaan. Jika memang ini adalah kisah nyata, mengapa saya tidak pernah mendengarnya dibahas di televisi atau koran ? Mengapa saya tidak pernah melihat kapten Smith atau Wenny Kathe muncul di TV dan berbicara mengenai pengalamannya ? Apakah mungkin saya yang kuper dan jarang menonton Televisi ?

Jadi saya membuka google dan mengetik kata Wenny Kathe, mencoba untuk menemukan kisah ini di discovery atau national geographic, atau paling tidak di salah satu media asing lainnya. Ketika saya mengetik nama itu, google menemukan 3.510 hasil pencarian. Oh My God, this must be real story !

Tapi, tunggu...ada yang janggal. Semua hasil pencarian yang muncul adalah kisah yang berbahasa Indonesia. Saya mengklik hasil pencarian tersebut hingga halaman terakhir google dan menemukan hanya 2 blog berbahasa Inggris dan 1 blog berbahasa Melayu (bisa Malaysia atau Brunei) yang membahas kisah ini. Saya tidak menemukan kisah ini dibahas di Discovery atau media Asing lainnya. There Is Something Wrong !

Setelah saya mengecek dua blog berbahasa Inggris tersebut, ternyata satu diantaranya dibuat oleh orang Indonesia. Jadi tinggal satu blog lagi yang bernama theuniquenews.blogspot.com yang memposting kisah ini pada bulan Februari 2007 . Dan saya percaya blog inilah yang PERTAMA KALI memuat kisah ini di internet. Blog yang berbahasa Melayu yang juga memuat kisah ini bernama kebenarannya.tripod.com. Tidak ada keterangan tanggal atau bulan ia memposting kisah ini.

Seperti yang sudah saya katakan, saya menemukan kisah ini dengan kalimat bahasa Indonesia yang sama persis di seluruh blog dan web yang bisa saya temukan di google, dan hampir semua blog yang mengkopi paste kisah ini tidak mencantumkan sumber. Jadi, pada awalnya saya mengalami kesulitan untuk menemukan sumber pertama dari kisah ini (di media Indonesia).

Tapi akhirnya saya menemukan dan saya percaya (walaupun bukti saya juga tidak kuat) bahwa web yang pertama kali mempopulerkan kisah ini di Indonesia adalah rileks.com yang mempostingnya pada tanggal 07 Juni 2008. Mungkin rileks.com menerjemahkannya dari uniquenews.blogspot.com atau blog kebenarannya.tripod.com.

Lalu sayapun meneruskan penyelidikan.

Pertama, saya membaca kisah ini dan berusaha memahaminya. Lalu, saya menemukan beberapa kejanggalan atau ketidakakuratan yang menurut saya cukup mengganggu.

Misalnya, kapten Smith harusnya berusia 141 tahun pada tahun 1991, bukan 139 tahun. Lalu disebutkan bahwa identitas kapten Smith diverifikasi dengan catatan sidik jari yang tersimpan di catatan pelayaran. Saya meragukan bahwa tahun 1912, catatan pelayaran sudah menggunakan sidik jari untuk mendata awaknya.

Kemudian di paragraf kedua, disebutkan bahwa Wenny Kathe diselamatkan dari gunung es, sedangkan di paragraf keempat disebutkan bahwa Wenny diselamatkan dari atas gumpalan es. Gunung dengan gumpalan es tentu saja berbeda.

Lalu, mungkin yang paling mengganggu adalah kontradiksi kalimat di dalam kisah itu.

Kisah di atas dikaitkan dengan fenomena lorong waktu karena disebut :

"Kapten Smith yang meskipun telah berusia 139 tahun, namun masih tampak seperti orang yang berusia 60 tahun lebih, dan bahkan dia masih menganggap bahwa saat itu adalah masa-masa sekitar tenggelamnya Kapal Titanic pada tanggal 15 April 1912 "

Tapi teori lorong waktu dipatahkan oleh kalimatnya sendiri yang berbunyi :

"Selama berpuluh-puluh tahun hanyut terapung-apung di atas lautan, namun tidak membuatnya kelihatan tua dan lemah."

Jika Kapten Smith terapung-apung di laut selama puluhan tahun, apakah itu ada hubungannya dengan lorong waktu ? Saya rasa tidak. Jika ia masuk ke dalam lorong waktu, maka ia hanya butuh waktu sekejap untuk sampai ke tahun 1991.

Ya, saya semakin yakin bahwa kisah ini adalah hoax. Tapi, seperti yang sering saya katakan. Sebuah kisah tidak bisa disebut hoax tanpa bukti yang kuat. Saya merasa belum menemukan bukti yang bisa meyakinkan kalian para pembaca bahwa kisah ini hanyalah imajinasi. Lagipula, saya tahu bahwa pembaca blog enigma adalah orang-orang yang kritis dan jeli (ini terbukti dari komentar-komentar kalian).

Ada yang mengatakan bahwa untuk mengetahui kebenaran sebuah peristiwa, kita harus berada langsung di tempat kejadian. Tapi, Saya rasa tidak demikian. Saya tidak perlu ada di Haiti untuk mengetahui bahwa terjadi gempa besar disana beberapa hari yang lalu. Untuk mengetahui kebenaran sebuah peristiwa, kita hanya perlu mencari bukti yang berdasarkan pada "common sense" bisa disebut sebagai bukti yang kuat. Dan saya rasa, internet dapat menjadi salah satu sarananya.

Ok, sekarang saya akan melanjutkan penyelidikan untuk mencari bukti yang lebih meyakinkan.
Seperti yang saya katakan, ada sesuatu yang salah. Nama Wenny Kathe tidak bisa ditemukan dimanapun di web berbahasa Inggris selain dua blog yang telah saya singgung tadi. Jadi saya memutuskan untuk berfokus pada nama ini. Lagipula, ia tokoh utama kita kan ?

Tapi bagaimana caranya ? Bukankah nama ini tidak ditemukan di sumber-sumber media asing ?

Karena itu, saya memutuskan untuk langsung mencari nama ini di tempat yang seharusnya, yaitu di daftar penumpang kapal Titanic yang tenggelam itu. Ya, di internet, daftar nama seperti sangat gampang ditemukan. Jadi, saya masuk ke encyclopedia-titanica.org dan...... Eureka !

Maksud saya dengan Eureka adalah saya MENEMUKAN bahwa nama Wenny Kathe TIDAK ada di dalam daftar penumpang Titanic. Wenny Kathe ternyata tokoh fiktif.

Karena itu potongan kalimat di atas mengenai Wenny Kathe yang berbunyi : "Kantor pelayaran telah menemukan daftar nama penumpang Kapal Titanic dan menegaskan keaslian identitas dirinya." adalah pernyataan palsu ! Ini adalah sebuah fakta !

Soal kapten Smith, kita semua tahu bahwa dia bukan tokof fiktif. Kapten Edward John Smith memang kapten kapal Titanic.

Sekarang, saya sudah mendapatkan satu fakta. Karena nama Wenny Kathe adalah tokoh fiktif, saya tidak bisa lagi menggunakan kata kunci itu di google. Lalu, saya bereksperimen dengan beberapa kata kunci dan akhirnya saya menemukan sebuah petunjuk yang mungkin bisa menjadi bukti yang konklusif dan kuat untuk meyakinkan kalian bahwa kisah ini adalah sebuah hoax.

Petunjuk yang saya maksud adalah sumber pertama kali kisah ini muncul di dalam bahasa Inggris.

Ya, Ternyata saya salah.

Saya salah karena ternyata bukan theuniquenews.blogspot.com yang pertama kali memuat kisah ini. Sumber pertamanya adalah majalah Weekly World News Edisi Juni 1992 !

Saya menemukan majalah ini di dalam arsip google books. Ini sampul majalah itu edisi Juni 1992.




Saya tahu, kalian tidak suka dengan sampulnya yang kesannya seperti majalah "freak", majalah ini memang majalah semi fiksi yang sering memuat berita-berita imajinatif. Contohnya dalam salah satu edisi, majalah ini pernah memuat foto seekor monster laut yang sedang menyerang sebuah perahu. Dalam artikel ini, kejadian dan foto itu disebut sebagai kisah nyata.
Ini contoh artikel di dalam edisi Juni 1992.

Amazing right ?

Lalu ini halaman yang memuat kisah Titanic kita.

Dengan integritas majalah yang seperti ini, Bisakah kita menyebutkan bahwa kisah ini adalah hoax ?

Tentu saja belum ! Majalah ini juga pernah memuat berita nyata. Tapi saya menemukan sebuah petunjuk lainnya. Petunjuk yang saya maksud adalah foto wanita di bawah kiri itu. Baca nama yang ada di bawahnya.



Perempuan yang selamat dari Titanic yang disebut di majalah itu ternyata bernama Winnie Coutts, bukan Wenny Kathe. Pantas, saya tidak bisa menemukan nama Wenny Kathe di dalam media bahasa Inggris. Jadi, fakta selanjutnya yang kita ketahui adalah bahwa media Indonesia mengikuti kesalahan theuniquenews.blogspot.com.

I am getting excited.

Sekarang, mata saya tertuju pada nama Winnie Coutts. saya kembali membuka google dan mengetik nama Winnie Coutts dan Eureka !

Yang saya maksud dengan Eureka adalah saya MENEMUKAN bahwa Winnie Coutts ternyata salah satu penumpang Titanic !

Sayapun kembali ke encyclopedia-titanica.org untuk melihat daftar penumpang Titanic dan saya menemukan nama Winnie Coutts memang ada di daftar penumpang kelas III. Kalian bahkan bisa melihat harga tiket yang ia bayar di gambar ini.




Jika Winnie Coutts memang benar penumpang Titanic, jangan-jangan....Weekly World News tidak berbohong ? Pikiran ini memenuhi kepala saya selama beberapa saat.

Namun sekonyong-konyong, saya mendapatkan sebuah firasat. Jika dugaan saya benar, maka petunjuk ini dapat menjadi bukti konklusif yang saya cari. Dengan segera saya kembali ke encyclopedia-titanica.org.

Dugaan saya ternyata benar ! saya MENEMUKAN bahwa Winnie Coutts ternyata SELAMAT dari bencana Titanic. Setelah tragedi itu, ia dan keluarganya pindah ke New Jersey hingga meninggal pada tanggal 29 February 1960 pada usia 84 tahun. Sedangkan kapten Smith, seperti yang kita ketahui bersama, tewas dalam peristiwa itu.

Weekly World News ternyata telah mencatut nama Winnie Coutts untuk menciptakan kisah fiktif ! Tidak ada penemuan Kapten Smith atau Winnie Coutts (ataupun Wenny Kathe) pada tahun 1990 dan 1991.

Jika Weekly World News menggunakan nama penumpang Titanic yang hilang, maka mungkin masih ada unsur yang bisa diperdebatkan. Tapi dengan menggunakan nama penumpang yang selamat, seakan-akan majalah ini ingin memberitahukan kepada kita bawa kisah ini hanyalah sebuah hoax.

Penutup
Saya menghempaskan tubuh ke tempat tidur. Sepertinya saya telah menemukan bukti yang cukup kuat untuk meyakinkan kalian, para pembaca yang budiman, bahwa kisah mengenai penumpang Titanic dan Lorong Waktu sebenarnya hanyalah sebuah Imajinasi. Lelah. Tapi, rasa ingin tahu mengenai beberapa detail masih menggantung di benak saya. Saya berjalan menuju meja dan membuka laptop saya kembali dan...Ah, sudah capek. lagipula, saya rasa bukti-bukti yang saya ajukan sudah cukup meyakinkan. Jadi saya menutup laptop lalu membaringkan diri di tempat tidur dan memejamkan mata. Lega rasanya.


(Semua sumber dan linknya sudah saya sertakan di dalam tulisan)

Template by:

Free Blog Templates